Review COBIT Pada PT. Erajaya Swasembada, Tbk


COBIT adalah merupakan kerangka panduan tata kelola TI dan atau bisa juga disebut sebagai toolset pendukung yang bisa digunakan untuk menjembatani gap antara kebutuhan dan bagaimana teknis pelaksanaan pemenuhan kebutuhan tersebut dalam suatu organisasi. COBIT memungkinkan pengembangan kebijakan yang jelas dan sangat baik digunakan untuk IT kontrol seluruh organisasi, membantu meningkatkan kualitas dan nilai serta menyederhanakan pelaksanaan alur proses sebuah organisasi dari sisi penerapan IT.

Berikut merupakan gambaran singkat mengenai Cobit 4.1, terdapat 4 domain utama dan 34 pokok pembahasan.


COBIT dibagi dalam 4 domain utama yaitu:
·        Plan and Organise (PO) : Mengarahkan perusahaan dalam penyampaian solusi (AI) sampai kepada penyampaian pelayanan (DS)
·        Acquire and Implement (AI) :  Memberikan solusi dan merubahnya menjadi suatu layanan
·        Deliver and Support (DS) : Menerima solusi dan mengubahnya agar dapat digunakan untuk penggunaan akhir
·        Monitor and Evaluate (ME) : Memantau seluruh proses untuk memastikan bahwa arah yang diberikan telah sesuai dijalankan.

Setelah mengetahui apa itu COBIT maka saya akan langsung membahas implementasi COBIT 4.1 pada PT. Erajaya Swasembada Tbk. Sebelumnya apa kalian mengenal perusahaan tersebut?
Kalian pasti mengenal erafone bukan? Ini loh toko yang menjual handphone. Nah perusahaan ini yang mengelolanya.


Ini profile singkatnya

Didirikan pada tahun 1996, PT Erajaya Swasembada Tbk. (“Erajaya”) telah tumbuh bukan hanya sebagai perusahaan importir, distribusi, dan perdagangan ritel peralatan telekomunikasi selular terbesar yang terintegrasi,  Erajaya juga diakui sebagai perusahaan yang terbesar dan terpercaya dalam bisnisnya di Indonesia.

Saya akan mengulas implementasi COBIT pada perusahaan PT. Erajaya Swasembada Tbk, yang telah diteliti oleh Wella dan Johan dari Universitas Multimedia Nusantara pada tahun 2015. Mari kita bahas tiap-tiap domain dari COBIT 4.1 yang telah diimplementasikan oleh PT. Erajaya Swasembada Tbk.

1.     Plan and Organise (PO)
Pengimplementasian proses TI Plan and Organise pada tingkat kematangan 4 - Managed and measurable, yaitu sebanyak 5 proses TI. Perusahaan mendapat 3 proses TI dengan tingkat kematangan 5 - Optimised, sedangkan 2 proses TI yang lain berada pada tingkat kematangan dibawah 3 - Defined Process.
Penerapan proses TI Plan and Organise di departemen TI pada PT Erajaya Swasembada, Tbk dilakukan dengan membuat perencanaan strategi TI, membuat tata kelola beserta anggaran yang akan dikeluarkan, merumuskan IT Goalsyang selaras dengan Business Goals, memiliki arsitektur yang jelas dalam mendokumentasikan tanggung jawab tiap-tiap bagian, bagian TI memiliki tanggung jawab penuh dalam pengadaan infrastruktur TI, memberikan pelatihan bagi para personil perusahaan, serta terintegrasinya informasi perusahaan. Pengimplementasian proses TI Plan and Organise pada tingkat kematangan Managed and measurable (Level 4)

2.     Acquire and Implement (AI)
Pengimplementasian proses TI Acquire and Implement pada tingkat kematangan 5 - Optimised, yaitu sebanyak 4 proses TI. Perusahaan mendapat 3 proses TI yang lain berada pada tingkat kematangan 4 - Managed and measurable.
Penerapan proses TI Acquire and Implement di departemen TI pada PT Erajaya Swasembada, Tbk dilakukan dengan merumuskan kebutuhan sistem bagi pengguna, bertanggung jawab menentukan kriteria pemilihan vendor, pemeliharaan infrastruktur TI, serta merumuskan materi pelatihan sistem aplikasi. Pengimplementasian proses TI Acquire and Implement pada tingkat kematangan Optimised (Level 5).

3.     Deliver and Support (DS)
Pengimplementasian proses TI Deliver and Support pada tingkat kematangan 4 - Managed and measurable, yaitu sebanyak 6 proses TI. Perusahaan mendapat 5 proses TI dengan tingkat kematangan 5 - Optimised, dan 2 proses TI dengan tingkat kematangan 3 - Defined Process.
Penerapan proses TI Deliver and Support di departemen TI pada PT Erajaya Swasembada, Tbk dilakukan dengan memastikan keselarasan IT Goals dan Business Goals, memiliki kontrak dengan pihak ketiga, pengontrolan kinerja sistem, mengontrol dan mengevaluasi pembiayaan, memiliki program pelatihan, sistem yang telah bersifat preventif, adanya pengaturan kerahasiaan data, dan kontrol yang ketat dalam pengaksesan informasi. Pengimplementasian proses TI Deliver and Support pada tingkat kematangan Managed and measurable (Level 4).

4.     Monitor and Evaluate (ME)
Pengimplementasian proses TI Monitor and Evaluate pada tingkat kematangan 4 - Managed and measurable, yaitu sebanyak 3 proses TI. Perusahaan mendapat 1 proses TI dengan tingkat kematangan 3 - Defined Process.
Penerapan proses TI Monitor and Evaluate di departemen TI pada PT Erajaya Swasembada, Tbk dilakukan dengan memonitor informasi operasional pada aplikasi, sistem, dan proses, dokumentasi pengontrolan dan evaluasi, kepatuhan terhadap peraturan dan kontrak, serta kejelasan pembagian tanggung jawab dan kepemilikan tugas. Pengimplementasian proses TI Monitor and Evaluate pada tingkat kematangan Managed and measurable (Level 4).

Komentar

Posting Komentar